Ini adalah fakta yang diketahui bahwa biaya terbesar dalam pembiayaan kesehatan adalah pengobatan ke dokter spesialis dan rawat inap.

Inti dari semua perencanaan benefit kesehatan perusahaan adalah memiliki tenaga kerja yang sehat. Sebuah program kesehatan yang ideal harus bertujuan untuk menjaga karyawan tetap bugar dan sehat dan menjauhkan mereka dari sakit.

Hal ini hanya dapat dilakukan melalui langkah langkah aktif dengan mempromosikan kesehatan dan tindakan pencegahan penyakit.

Namun kebanyakan staff HRD tidak familiar dengan sistem pelayanan kesehatan dan tidak dapat memahami sistem ekonomi dari perawatan kesehatan. Mereka terjebak dengan upaya untuk menurunkan biaya pelayanan kesehatan primer saja dan menjadi tidak memiliki waktu untuk memikirkan bagaimana cara untuk mengontrol pengeluaran di rawat inap dengan cara melakukan promosi kesehatan dan tindakan pencegahan penyakit.

Biasanya perusahaan cenderung mengharapkan dokter yang telah bekerjasama dengan mereka (klinik san rumah sakit provider ) sebagai pihak yang harus berperan aktif dalam mengendalikan biaya perawatan kesehatan bagi karyawannya.

Melalui sistem MHC yang berbasis web data historis dapat dianalisa begitu pula profil pola kesehatan dan penyakit dari seluruh tenaga kerja dapat dipetakan.

Dengan tersedianya informasi penting ini, pengusaha sekarang dapat mengambil langkah langkah aktif untuk mengatur dalam program kesehatan yang lebih menekankan pada pencegahan penyakit dan promosi kesehatan yang pada akhirnya akan menyebabkan biaya kesehatan yang lebih rendah.